Gaya Hidup
Kebiasaan Sepele Yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi Aktifitas Saat Bekerja Dari rumah
Banyak produsen makanan menggunakan label 'nol lemak jenuh' untuk mempromosikan produknya. Namun, Anda tak bisa begitu saja mempercayainya.
Ahli kesehatan, Barry A Franklin mengatakan, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengizinkan label tersebut jika produk mengandung kurang dari 0,5 gram per porsi. "Banyak sekali yang mengandung 0,41 atau 0,49 gram lemak trans per porsi. Mengapa? Karena dengan itu, mereka bisa mencantumkan 'nol lemak' pada labelnya," jelas Franklin, mengutip Eat This, Not That.
6. Mengabaikan kesehatan gusi
Mulut adalah organ yang sangat rentan terjadi komplikasi penyakit yang cukup serius.
Percaya atau tidak, ada hubungan antara penyakit gusi dan penyakit jantung. Saat tidak diobati, penyakit gusi bisa memicu peradangan di seluruh tubuh, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.
Gusi berdarah hingga infeksi akibat bakteri dan kuman dapat menyebabkan peradangan yang cukup serius.
Peradangan secara terus-menerus dapat menyebabkan disfungsi endotel atau keadaan di mana pembuluh darah melebar dan berkontraksi secara tidak normal.
Penyakit gusi juga dapat meningkatkan risiko endokarditis, atau infeksi di dalam katup jantung.
7. Tak pernah bersantai
Dibalik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Begitulah kira kira pepatah yang sering kita dengar.
Menikmati waktu yang santai setelah bekerja sangat penting untuk menjaga keseimbangan hidup. "Saat Anda kewalahan, Anda benar-benar tidak dapat melakukan hal-hal sehat yang seharusnya Anda lakukan," ujar ahli kesehatan wanita, Nieca Goldberg.
Dengan jarang memiliki waktu bersantai, Anda cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dan tingkat hormon stres yang juga lebih tinggi.
8. Menganggap minyak kelapa sebagai pilihan sehat
Banyak sumber minyak nabati yang bisa digunakan untuk olahan makanan yang lezat bahkan manfaat minyak kelapa telah digembar-gemborkan selama beberapa tahun terakhir. Namun, Anda harus ingat bahwa minyak kelapa juga memiliki kelemahan: tinggi lemak jenuh.
American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 13 gram lemak jenuh per hari atau setara dengan 1 sdm minyak kelapa.
"Minyak yang tak boleh digunakan adalah yang mengandung lemak tidak sehat, termasuk minyak kelapa, minyak sawit," ujar ahli nutrisi, Kimberly Gomer.
9. Menyepelekan ngorok
Bagi sebagian kalangan ngorok memang lumrah dilakukan banyak orang. Tapi, tahukah Anda bahwa mendengkur sejatinya adalah salah satu masalah kesehatan yang bisa berujung bahaya?
Mendengkur atau sleep apnea kerap menjadi tanda adanya masalah kesehatan tersembunyi. Sleep apnea bahwa berpotensi menjadi tanda hipertensi yang tidak terdeteksi atau penyakit jantung. Mendengkur juga ditemukan meningkatkan risiko berbagai gangguan kardiovaskular.
Read more info "Kebiasaan Sepele Yang Perlu Diwaspadai" on the next page :
Editor :DEDY GUSNAWAN
Source : cnnIndonesia.com