Gaya Hidup
Rokok Elektrik Aman Untuk Tubuh, Benarkah?
Rokok elektrik dan konvensional
Nusapos.com- Indonesia dikenal sebagai pusat produksi rokok terbesar di kawasan Asia tenggara. Selain ditopang oleh produksi olahan tembakau yang sudah dibudidayakan sejak era kolonial, pertumbuhan produksi rokok juga disebabkan tingginya pengguna rokok yang jumlahnya sangat besar.
Menurut Badan Pusat Statistik jumlah perokok pada penduduk umur > 15 Tahun dari tahun 2018 sampai 2020 tercatat sebanyak 30 persen merupakan perokok aktif. Hal ini memberikan gambaran betapa banyaknya para perokok yang ada di negara ini.
Dari sekian banyak perokok aktif, tentu ada yang berkeinginan untuk berhenti merokok denagn rokok konvensional demi alasan kesehatan. Beragam upaya telah banyak dilakukan dan salah satunya dengan beralih ke rokok elektrik.
Banyak penjual maupun pengguna rokok elektrik bersikukuh bahwa rokok elektrik tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kecanduan yang berakibat fatal pada kesehatan. Dengan banyaknya varian rasa dan jenis rokok elektrik yang beredar di tengah masyarakat turut membuat stigma tersebut seakan akan benar.
Read more info "Rokok Elektrik Aman Untuk Tubuh, Benarkah?" on the next page :
Editor :DEDY GUSNAWAN
Source : Badan Pusat Statistik, Kemenkes.co.id